IWAN FALS MEMOTRET SUASANA SOSIAL

Iwan Fals yang bernama lengkap Virgiawan Listanto (lahir di Jakarta, 3 September 1961; umur 51 tahun) adalah seorang Penyanyi beraliran balada dan Country yang menjadi salah satu legenda hidup di Indonesia. Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia pada akhir tahun 1970-an hingga sekarang, kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya.

IWAN FALS DENGAN AMBURADUL

Selanjutnya, datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, dan Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, namun album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen. Album ini sekarang menjadi buruan para kolektor serta fans fanatik Iwan Fals.

IWAN FALS DENGAN LAGU SARJANA MUDA

Setelah dapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, dan Nana Krip serta diproduksi oleh ABC Records, tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Sampai akhirnya, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani oleh Willy Soemantri.

MULAI NGETOP DENGAN LAGU OEMAR BAKRI

Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah-rumah satu demi satu, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Ia kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Saat acara Manasuka Siaran Niaga disiarkan di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.

WIDYASWARA, SANG PENCIPTA LAGU

Widyaswara, seorang guru seni budaya di SMP Maryam dan SMA Maryam Surabaya begitu menggemari karya Iwan Fals, semoga blog ini bermanfaat bagi penggemar Iwan Fals yang kangen sama lagu-lagunya.

IWAN FALS DAN SWAMI

Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karier Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang didukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia

Senin, 01 Februari 2021

PAWANG HUJAN SURABAYA DILIPUT BBS TV SURABAYA

 


PAWANG HUJAN SURABAYA DILIPUT BBS TV SURABAYA

BBS TV merupakan stasiun tv swasta lokal Jawa Timur yang berkantor di daerah Darmo Permai Surabaya. BBS TV merupakan stasiun TV yang menyiarkan berita sosial, ekonomi, politik dan budaya di Jawa Timur. Saat musim hujan, profesi pawang hujan menarik perhatian untuk diliput BBS TV. Mbak Dessy salah satu reporter BBS TV ditugaskan untuk meluput berita pawang hujan. Banyak nama pawang hujan yang ada di Surabaya dan mbak dessy hanya tertarik untuk meliput Ki Sapujagad Tirtamaya, pawang hujan Surabaya. Kata mbak Dessy liputan ini begitu mendadak karena akan ditayangkan pada hari Senin jam 16.00 WIB.

Pukul 12.00 mbak dessy sudah berada di kediaman Ki Sapujagad di kawasan Kalidami Surabaya. Dan setelah mengenalkan diri masing-masing, mbak dessy mengajukan beberapa pertanyaan. Ki Sapujagad menjelaskan bahwa keberadaan pawang hujan di zaman modern masih diperlukan bagi seseorang yang mempunyai hajat atau pesta di musim hujan. Tujuannya agar acara berjalan lancar dan banyak tamu yang hadir. Ki Sapujagad juga menjelaskan bahwa ilmu pawang hujan itu benar-benar ada dan bisa dipelajari, warisan leluhur, ada tahapan tertentu yang harus dijalani bagi yang mau belajar, harus menyiapkan wadah terlebih dahulu seperti berpuasa di hari kelahiran/weton, ziarah ke makam kramat/leluhur. Dalam belajar ilmu spiritual ada dua aliran yakni aliran ilmu hikmah yang bersumber pada sunah nabi dan Al Quran dan ilmu kejawen dengan menggunakan lidi, bawang putih dan bawang merah, rokok, dupa dan kopi manis dan pahit. Dan doanya menggunakan secara islam. Semua ilmu itu bagus yang penting bermanfaat membantu umat manusia. Ki Sapujagad juga menjelaskan formasi Sapujagad yang bentuk segi tiga berfungsi untuk menjaga lokasi, di lokasi tidak ada angin dan membuat hawa menjadi panas, fungsinya untuk menahan hujan sedang formasi Sapu Angin yang berbentuk tusuk sate berfungsi menyingkirkan awan hujan dan badai.

 

Ki Sapujagad senang sekali bertemu dengan mbak Dessy, seorang jurnalis, reporter muda dan energik dan keingintahuannya yang besar. Dan ternyata mbak Dessy juga mempunyai kemampuan lebih karena ada trah dari leluhurnya, Brawijaya 5, Raja Majapahit yang terakhir.

 

PAWANG HUJAN SURABAYA

KI SAPUJAGAD TIRTAMAYA

WA 082330152646

 

Video Pawang Hujan Surabaya :

https://www.youtube.com/watch?v=n81mBZ0klLM&feature=youtu.be

 

Minggu, 24 Januari 2021

PAWANG HUJAN SURABAYA MAWANGI HUJAN DI GOLDEN CITY MALL SURABAYA, Minggu, 24 Januari 2021

 


PAWANG HUJAN SURABAYA MAWANGI HUJAN DI GOLDEN CITY MALL SURABAYA, Minggu, 24 Januari 2021

Surabaya diguyur hujan sejak hari Senin hingga Kamis namun hujannya hanya turun di sore dan malam hari. Terkadang deras sekali dan terkadang juga hujan rintik-rintik. Namun pada hari Jum’at, hujan turun di siang hari. Begitulah cuaca yang cepat berubah membuat para event organizer yang punya acara jadi pusing jadinya. Melihat kondisi tersebut, Pak Wiratma yang punya acara di hari minggu segera menghubungi Pawang Hujan Surabaya, Ki Sapujagad Tirtamaya, salah satu pawang hujan yang ada di kota Surabaya. Acara resepsi pernikahan MITA & DANIEL yang diadakan di TONG HAI RESTAURANT & BALLROOM, Golden City Mall jalan KH.Abdul Wahab Siamin No.2-8 Surabaya pukul 10.00-13.00 WIB.

Minggu pagi, Ki Sapujagad Tirtamaya beserta tim sudah berada di lokasi Golden City Mall. Segera Ki Sapujagad membuat bentengan luar dan dalam lokasi sehingga lokasi aman dari cuaca hujan. Pada awalnya cuaca di sekitar lokasi terkendali namun tiba-tiba ada mendung hitam datang tak terduga. Mendung itu hanya berputar di sekitar lokasi dan hujan rintik turun. Ki Sapujagad berupa agar mendung tersebut pecah dan pergi. Dan syukur alhamdullilah akhir mendung tersebut menghilang. Dan sampai pukul 13.00, cuaca di lokasi terkendali dan acara berlangsung dengan sukses. Dalam perjalanan pulang lewat jalan Giri raya ada bekas rintik hujan dan genangan air. Sampai di rumah sekitar jam 15.00 hujan turun deras sekali.

 

PAWANG HUJAN SURABAYA
KI SAPUJAGAD TIRTAMAYA
WA 082330152646
 
Acara didukung oleh :
JATIROSO Catering Service
Jl. Taman Alamanda II no 2
Golden Dian Regency Sidoarjo Telp.031 8670495 wa 0812 3185 9992

 






 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Senin, 28 September 2020

LIRIK DAN CORD LAGU KEMBALILAH CIPT.WIDYAWARA

 


KEMBALILAH  Cipt.Widyaswara

D      A     Bm         F#m

Di sini     ku menunggu

G             D      Em       A

kekasih yang tak kembali

D       A     Bm           F#m

Air mata yang menjawab

G        D    A      D

Perasaan hatiku…

 

Reff:

G                  A    F#m         Bm

Kembalilah kau  di pelukanku

G              A        D

Seperti yang dulu

G        A     F#m        Bm

Hati ini     terasa sepi

G          A            D

Tanpa kau di sisiku…

 

D      A     Bm         F#m

Ku coba   melupakan

G             D      Em       A

Masa-masa yang indah

D       A     Bm         F#m

Mengapa    kau pergi

G          D      A       D

Tinggalkan aku sendiri

 

 DENGARKAN :

https://soundcloud.com/widyaswara-pencipta-lagu/kembalilah-ciptwidyaswara


Selasa, 08 September 2020

JNOSPIC BAND DARI LAMPUNG MERILIS LAGU “HARUS APA”

 


JNOSPIC BAND DARI LAMPUNG MERILIS LAGU “HARUS APA”

Jnospic adalah grup band asal Lampung tempatnya di Kotabumi Lampung Utara. Terbentuk sejak tahun 2014. Jnospic terdiri dari Frenky, Ryanda, Pyan, dan Noval. Dengan mengusung genre pop alternatif, kini Jnospic mencoba mengenalkan single terbaru yang berjudul "Harus Apa" di bawah naungan Nakulla Management. Single yang diciptakan oleh Frengky sang vokalis ini bercerita tentang kisah cinta sepasang kekasih yang melewati berbagai kenangan suka dengan serta manis dan pahitnya hidup selalu di lalui bersama, namun pada akhirnya mereka harus terpisah. 

Dengan single "Harus Apa" ini berharap dapat di terima dengan baik bagi para penikmat musik Tanah Air. Nantikan kehadiran single "Harus Apa" ini yang akan rilis serentak di radio-radio seluruh Indonesia pada tanggal 13 September 2020. Salam Musik Indonesia 

 

NONTON YA :  https://www.youtube.com/watch?v=0-6_1XLp25I

 

RADIO : https://onlineradiobox.com/id/widyaswara/?cs=id.widyaswara&played=1&lang=en

 

KLIK YA :

http://wowsurabayaonline.blogspot.com/

 

 

 

 

 

Rabu, 26 Agustus 2020

BAYU LOVEST MENEMBUS BLANTIKA MUSIK JEPANG

 


BAYU LOVEST MENEMBUS BLANTIKA MUSIK JEPANG

Banyak jalan untuk mencapai Roma, begitulah perjalanan musisi dari Banyuwangi Indonesia. Bayu Lovest tidak menyangka kalau karyanya mendapat apresiasi dari musisi Jepang. Pelan namun pasti lagu Azusa Aihara pasti dikenal di negeri Sakura Jepang seperti lagu pendahulunya Bengawan Solo cipt.Gesang.

 Lagu Azusa Aihara sudah masuk dalam gedung konser Clarity Okayama Jepang 23 Agustus 2020. Konser ini adalah konser amal untuk corona. Bulan September mendatang lagu Azusa Aihara akan kembali dinyanyikan di live house concert. Dalam konser Clarity Okayama Jepang dihadiri seniman music senior dan Junior dari Osaka Jepang. Nama Bayu Lovest musisi dari Kalibaru Banyuwangi Indonesia bakalan menggema di negeri Sakura Jepang.

 Klik : http://wowsurabayaonline.blogspot.com/

Klik  :  https://onlineradiobox.com/id/widyaswara/?cs=id.widyaswara&played=1&lang=en

 

 


Jumat, 14 Agustus 2020

KOTAK BAND MERILIS LAGU BARU “HOAX”

 

KOTAK BAND MERILIS LAGU BARU “HOAX”

Grup band Kotak baru saja merilis single baru berjudul “Hoax”. Lagu ini merupakan kembalinya sang vokalis, Tanti Syalindri, setelah sebelumnya cuti karena melahirkan. “Hoax” merupakan single pengantar untuk album terbaru mereka yang diberi judul Identitas. Lagu ini sudah diciptakan sejak dua tahun lalu atau tepatnya pada momen jelang Pilpres 2019.

Polarisasi masyarakat yang mendukung dua kubu capres-cawapres saat itu menjadi inspirasi bagi Tantri, Cella dan Chua menciptakan lagu “Hoax”. Tantri menilai hoaks atau berita bohong yang ada di tengah masyarakat saat itu harus dilawan. Cara terbaik bagi Kotak untuk melakukan hal itu yakni dengan musik. Tak hanya berbicara soal lagu baru, KotaK juga memberikan sedikit bocoran tentang album barunya. Album bernama Identitas ini rencananya akan dirilis pada September 2020. Identitas digadang-gadang menjadi album paling idealis KotaK selama 16 tahun berkarya di industry musik tanah air. Album Identitas bisa dibilang idealis kami yang sudah lama akhirnya tertuang di sini.” Kata Cella. Identitas juga akan menjadi album pelepas dahaga bagi Kotak.

KotaK terakhir kali merilis album pada tahun 2012 dengan judul Terbaik, yang merupakan kompilasi dari hits-hits di album sebelumnya dan ditambah beberapa lagu baru.

Nonton : https://www.youtube.com/watch?v=8qsbDreKXl4

Radio  :  https://onlineradiobox.com/id/widyaswara/

 

 

Senin, 03 Agustus 2020

HITTO94, MUSISI INDIE MERILIS LAGU BARU “HANYALAH PADAMU”


HITTO94, MUSISI INDIE MERILIS LAGU BARU “HANYALAH PADAMU”

Menjadi musisi indie itu unik, apakah sebagai musisi sebagai pekerjaan utama atau sambilan saja, mungkin juga sebaliknya. Mungkin juga sebagai musisi indie belum menghasilkan pundi-pundi rupiah maka dianggap sebagai sambilan. Namun yang dinilai sebagai musisi indie adalah karya musiknya bukan profesi sehari-hari untuk mencari makan. Demikian juga Heri Puwarto, seorang pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah. Dalam jagad musisi indie lebih dikenal dengan nama Hitto94.

Pekerjaan sehari-hari sebagai penjual roti untuk menghidupi keluarganya, musik hanyalah sebagai hobby namun mempunyai mimpi besar agar karyanya dikenal di blantika musik Indonesia. Hitto94 merilis lagu baru “Hanyalah padaMu” karya Helmi dan Selm, sebuah lagu religi yang bisa menambah keimanan seseorang kepada Allah. Dengan bersandar hanya pada Allah, apapun permasalahan seberat apapun insya Allah bisa dihadapi dan diselesaikan.

 Nonton : https://www.youtube.com/watch?v=T4n0Nnr6GW0&feature=youtu.be

Radio Widyaswara Streaming  :  https://onlineradiobox.com/id/widyaswara/?cs=id.widyaswara

Hitto94 Fansclub wa.085223303660


FLORENCIA BAND DARI KOTA SURABAYA, MERILIS 3 LAGU BARU


FLORENCIA BAND DARI KOTA SURABAYA, MERILIS 3 LAGU BARU

FLORENCIA adalah band yang terbentuk di Surabaya pada awal 2011
silam, berawal dari sang penggebuk drum Akief Rizzani yang sering berada di
salah satu studio rekaman di Surabaya, lebih tepatnya studio rekaman Radio
Garden. Di situlah Akief Rizzani bertemu dengan sang vokalis Andhina Kalpika
yang sedang melakukan take vokal. Pertemuan dan perkenalan itu terjadi sekitar
tahun 2010 silam. Dan barulah pada tahun 2011 Akief Rizzani mengajak sang
vokalis Andhina Kalpika untuk merekrut gitaris Agung Pandega untuk membentuk
sebuah grup band dengan nama FLORENCIA.

Kenapa florencia ? karena florencia adalah bunga cantik yang bermekar indah, yang mempunyai filosofi makna semoga karya-karya dari florencia bisa diterima dan dinikmati oleh semua penikmat musik di seluruh Indonesia. Florencia sempat vakum cukup lama karena kesibukan masing-masing personilnya. Pada tahun 2020 ini florencia kembali dengan formasi Andhina Kalpika (vocal), Agung Pandega (gitar), Labu (gitar) dan Akief Rizzani pada (Drum) sekaligus merilis 3 lagu secara bersamaan di mana lagu tersebut saling berkesinambungan.

RADIO WIDYASWARA STREAMING SURABAYA

https://onlineradiobox.com/id/widyaswara/?cs=id.widyaswara&played=1

 

KLIK : https://wowsurabayaonline.blogspot.com/




JITO PENYANYI SURABAYA, POPULERKAN LAGU JIWA SOSIAL CIPT.WIDYASWARA


JITO PENYANYI SURABAYA, POPULERKAN LAGU JIWA SOSIAL CIPT.WIDYASWARA

 Lagu Jiwa Sosial ditulis 10 tahun yang lalu dan lagu ini sudah melalui perkenalan yang lama dimana widyaswara mengajar seni di sekolah SMP/SMA. Dan responnya siswa bagus dan banyak yang sudah hapal. Namun untuk merekam dan menemukan penyanyi sangatlah sulit mungkin belum waktunya digarap secara serius. Dan akhirnya widyaswara menemukan penyanyi yang bernama Jito. Sebetulnya lagu Jiwa Sosial melengkapi kedua lagu religius dari Sunan Kalijaga (Lir Ilir) dan Sunan Bonang (Tombo Ati) karena sebagian syair dari lagu Jiwa Sosial diambil dari ajaran Sunan Drajat.

Lagu Lir ilir (Sunan Kalijaga) mengajarkan keimanan, syariat, rukun islam, ilmu tauhid/ketuhanan, belajar ilmu/islam masih terbuka lebar kemudian lagu Tombo Ati (Sunan Bonang) mengajarkan bahwa obat hati seperti sakit hati, iri dengki, syirik, galau, patah hati, serakah, sombong, kurang semangat hidup ada lima perkaranya yakni membaca Qur’an dan maknanya, kedua Sholat malam dirikanlah, ketiga berkumpullah dengan orang sholeh, keempat perbanyak berpuasa, kelima zikir yang lama, apabila salah satu dilakukan/dijalani maka Allah akan memberi ridhoNya. Namun semua itu tidak sempurna apabila manusia tidak mempunyai jiwa sosial. Yang rela membantu/memberi manusia lain lahir batin sehingga ada kebersamaan di antara mereka. Dan ini semua telah diajarkan Sunan Drajat 500 tahun yang lalu. Widyaswara hanya melanjutkan ajaran beliau sehingga manusia Indonesia akan sempurna karena sudah menerima ajaran ketiga sunan tersebut. Dan Indonesia akan menjadi panutan dunia atau mercu suar dunia karena ketiga ajaran tersebut merupakan kunci manusia yang unggul.

KLIK : https://soundcloud.com/widyaswara-pencipta-lagu/jiwa-sosial

NONTON : https://www.youtube.com/watch?v=0wEk6NO23rM&feature=emb_logo

 RADIO ONLINE   https://onlineradiobox.com/id/widyaswara/


LAGU “KEMBALILAH” CIPT. WIDYASWARA ADA SPOONCAST RADIO (RADIO RAKA SUKABUMI)


LAGU “KEMBALILAH” CIPT. WIDYASWARA ADA SPOONCAST RADIO (RADIO RAKA SUKABUMI)

Spoon adalah layanan live streaming audio digital sosial. Ini dikembangkan oleh Mykoon, sebuah perusahaan yang berbasis di Korea Selatan. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mendengarkan "DJ" dan bahkan memulai siaran langsung mereka sendiri menggunakan smartphone mereka.

CEO Neil Choi bersama dengan pendiri Hyuk Jun Choi dan Hee-jae Lee memulai perusahaan mereka Mykoon tahun 2013 lalu dengan Plugger, layanan berbagi baterai ponsel pintar. Mereka menciptakan Spoon Radio, sebagai andalan mereka pada 23 Maret 2016. Dua tahun sejak didirikan, mereka mendapat dukungan dalam pendanaan Seri B dari investor yaitu Softbank Ventures Asia, KB Investment (KBIC), dan Goodwater Capital di mana mereka menginvestasikan total $ 17 juta. Aplikasi ini telah menghasilkan pendapatan bersih yang melampaui lebih dari $ 20 juta, menjadi layanan suara paling terkenal di Korea Selatan. Populer di kalangan anak muda antara usia 18 hingga 24 tahun, itu telah diunduh 2,5 juta kali setiap hari dan ada jutaan unggahan siaran. Sekarang telah berkembang ke Jepang, Indonesia, Vietnam, AS, dan berencana untuk memperluasnya lebih jauh ke seluruh Asia Tenggara. Pada 2019, perusahaan ini telah menghasilkan pendapatan bersih $ 41 juta.

Pengguna dapat memulai siaran langsung dengan hanya mengatur judul dan gambar latar belakang. Host atau stream "DJ" dapat berinteraksi dengan pendengar dengan mengobrol. Sebuah aplikasi mobile penyiaran radio-internet, itu mengalir melalui audio saja, maka slogannya "live streaming tanpa kamera". Pendengar dapat memberikan hadiah digital DJ favorit mereka yang disebut "Sendok" yang kemudian dapat ditebus dengan uang. Ada fitur Panggilan LANGSUNG yang memungkinkan DJ mengundang DJ lain atau bahkan pendengar mereka untuk menjadi tuan rumah streaming bersama mereka

 

LAGU TERBARU INDONESIA “KEMBALILAH” Cipt.Widyaswara, vocal Rendyta

https://www.spooncast.net/id/cast/1008033

 

DIJUAL BUKU “MENULIS LAGU DARI HATI” KARYA WIDYASWARA HANYA Rp. 100.000,- (HARGA SUDAH TERMASUK ONGKOS KIRIM)


DIJUAL BUKU “MENULIS LAGU DARI HATI” KARYA WIDYASWARA HANYA Rp. 100.000,- (HARGA SUDAH TERMASUK ONGKOS KIRIM)

Buku “Menulis Lagu dari Hati” ini disusun berdasar atas harapan penulis yaitu dapat memberi sumbangan pengetahuan dan keterampilan tentang cara menciptakan lagu yang memiliki penjiwaan sesuai dengan hati penciptanya.

Buku ini sangat menarik bagi para pemula yang ingin menciptakan lagu-lagu berbobot. Tidak hanya teori yang dijelaskan dalam buku ini, tetapi juga praktek musik yang membawa kita semua bisa mengembangkan pengetahuan sekaligus keterampilan dalam penciptaan lagu. Dengan begitu, isi buku ini cukup mudah dipahami dan kegiatan praktek-prakteknya tidak sulit dilakukan oleh siapapun.

PESAN BUKU DITANDATANGANI PENULISNYA

WIDYASWARA

Jl. Kalidami 8/25 Surabaya 60285

Telp. 031-5926865, hp. 082330152646

 

MEDIA MUSIK : http://muziekonline01.blogspot.com/

BUKU 1 : https://www.scribd.com/doc/76216021/Menulis-Lagu-Dari-Hati-1-karya-Widyaswara?

BUKU 2 : https://www.scribd.com/doc/76217719/Menulis-Lagu-Dari-Hati-2-karya-Widyaswara?

 


FRANS LATUNY MERILIS LAGU JANTONG HATI



FRANS MERILIS LAGU JANTONG HATI

Banyak talenta musik yang lahir dari tanah Maluku. Rata-rata orang Maluku suka musik dan bernyanyi. Siapa sih yang ngak kenal alm Glen Fredly, Barry Pesolima, Utha Likumahuwa dll. Dan sekarang kota Ambon dikenal sebagai kota musik di Indonesia. Mungkin karena tinggal di daerah laut suara orang Maluku rata-rata merdu-merdu sehingga banyak penyanyi yang berasal dari Maluku.

Salah satu penyanyi baru yang berasal dari pulau Seram Maluku Tengah telah merilis lagu baru yang berjudul Jantong Hati. Kisah ini berawal kenapa Frans membuat single Jantong Hati cipt.Jordan Mainassy dan Chor Soparue saat nongkrong bareng bersama temannya dan dari situlah muncul ide untuk membuat chanel musik di youtube Maluku Meke yang berarti Maluku Maju, dimana lewat pandemic yang dialami saat ini mereka mulai berkarya lewat musik, sehingga disitulah mereka mulai mencari lagu baru dan mulai latihan sampai akhirnya lagu Jantong Hati itu direkam di studio Evans Masohi Seram Maluku Tengah.

Dan tidak disangka di daerah yang jauh di sana ada studio Evans yang memiliki standar rekaman yang sangat bagus. Ayo terus berkarya nyong Ambon (Maluku), tunjukkan karyamu pada dunia musik Indonesia.

Lihat Video : https://www.youtube.com/watch?v=2VqFyeDhzvk&feature=youtu.be&fbclid=IwAR1RiHOrobB430l27nJh4l8DCvkBfeHYM6f3Hd3WGhOOApmOyReCHzBGuN0

 

DENGARKAN DI RADIO WIDYASWARA STREAMING SURABAYA

https://a1.siar.us/public/radiowidyaswara

 



BAYU LOVEST, BERHARAP SINGLE “KAWAII: DIKENAL DI JEPANG


BAYU LOVEST, BERHARAP SINGLE “KAWAII: DIKENAL DI JEPANG

Bayu seorang pencipta lagu dan arranger yang tinggal di Kota Banyuwangi senang mencipta lagu yang berlirik bahasa Jepang. Inspirasi tersebut timbul dimana dia terbayang kisah masa lalu saat bersama kakaknya sama-sama suka nonton anime Jepang. Samapai kakaknya kerja masih suka melihat anime tersebut. Awal tercipta lagu “Kawaai” saat me;ihat kakaknya belajar bahasa Jepang. Sambil memegang kamus, Bayu bertanya padanya, apa cita-citanya?. Kakaknya menjawan, “Ingin sekolah yang tinggi di Jepang. Dia ingin mengenalkan budaya Indonesia pada orang Jepang”

Sambil mendengar kakaknya bercerita, bayu mencoba menulis lirik dalam bahasa Jepang dan kemudian hari dijadikan sebuah lagu tahun 2005. Dan tak berselang lama, Bayu dan kakaknya berpisah, kakaknya pergi ke negri sakura Jepang. Dan lagu tersebut bisa direkam pada tahun 2019. Bayu berharap lagunya bisa dikenal di Jepang seperti halnya lagu Bengawan Solo yang legenda itu. Setidaknya kakaknya tahu kalau Bayu sangat menyayanginya seperti masa kecil dulu.

 

RADIO ONLINE

https://onlineradiobox.com/id/widyaswara/


PENYANYI JEPANG AKAZAWA MEMPOPULERKAN LAGU “AZUSA AIHARA CIPT.BAYU LOVEST, BANYUWANGI INDONESIA


PENYANYI JEPANG AKAZAWA MEMPOPULERKAN LAGU “AZUSA AIHARA CIPT.BAYU LOVEST, BANYUWANGI INDONESIA

 Lagu “Azusa Aihara” lagu ciptaan Bayu Lovest, pencipta lagu yang berasal dari kota Banyuwangi, Indonesia yang dipopulerkan oleh penyanyi Jepang asli yang bernama Akazawa. Susunan syairnya juga disempurnakan oleh Akazawa dan ditulis dalam huruf kanji. Lagu “Azusa Aihara” ditulis pada tahun 2005/2006, saat itu masih dalam syair Indonesia dengan judul “Diary Hati” namun karena tidak sempurna Bayu Lovest memperbaikinya hingga Januari 2018. Lagu ini selesai ditulis dengan judul baru “Azusa Aihara. Lagu ini mengisahkan tentang cinta pria Indonesia pada gadis Sakura.

 Saat menulis lagu “Azusa Aihara”, Bayu hanya ingin lagu ini didengar dan diapresiasi, bukan uang tujuannya, namun hal itu tidak mudah untuk memperdengarkan sebuah karya. Pernah dicoba untuk memperdengarkan lagu itu dengan iringan gitar namun diusir dikatakan lagunya tidak berkualitas, Bayu sadar kalau masalah kualitas dia mengakuinya karena masalah teknis rekaman. Namun Allah Maha Adil, suatu hari dia mendapatkan email dari seorang wanita Jepang yang bernama Akazawa yang isinya adalah video dirinya sendiri yang menyapa Bayu dan berkata, “Aku Akazawa dari Okayama Jepang, aku dan kawan-kawanku suka lagu karya Bayu Lovest Indonesia dan bolehkah dia untuk menyanyikannya dan mohon kerjasamanya.

 Klik : https://www.youtube.com/watch?v=uYc1rbHj8ws&feature=youtu.be

 Klik : https://wowsurabayaonline.blogspot.com/

 Radio Online  https://onlineradiobox.com/id/widyaswara/












ALBUM KOMPILASI NUSANTARA 1 DIRILIS JUGA DI SOUNDCLOUD


ALBUM KOMPILASI NUSANTARA 1 DIRILIS JUGA DI SOUNDCLOUD

 Dengan adanya media soundcloud sangat membantu bagi band indie untuk memperdengarkan lagunya pada khalayak. Dibandingkan radio sekarang yang lebih diutamakan capital atau keuntungan semata. Tak ada uang lagu tak diputar begitulah pepatah para musisi indie sekarang. Sekarang untuk memutar satu lagu selama satu bulan biayanya lima ratus ribu rupiah. Bagaimana bisa maju kalau insan radio berpikiran seperti itu seharusnya ada sisi sosial bagi musisi indie sehingga aspirasinya dapat disalurkan. Lama-lama radio akan ditinggalkan pendengarnya karena lagu-lagu Indonesia yang baru musiknya monoton, biasa saja terkadang liriknya agak aneh. Coba kalau mau jujur dengarkan karya musisi indie, ada yang bagus juga. Memang ada sich karya musisi indie yang biasa saja karena masih dalam tahap belajar.

 Untuk memajukan musik Indonesia harus ada dukungan dari semua pihak, karya-karya musik yang bagus harus didukung penuh dan terkadang Kementrian Kreatif tidak memantau hal-hal tersebut yang terjadi di lapangan. Biasanya karya-karya hebat lahir dari musisi yang kurang modal baik dari produksi, distribusi dan promosi.

Tetap semangat untuk berkarya para musisi indie Indonesia.

 SOUNDCLOUD : https://soundcloud.com/user-566882401

 Klik : www.wowsurabayaonline.blogspot.com

 RADIO ONLINE   https://onlineradiobox.com/id/widyaswara/

 


INEKE SYANISHA, POPULER “JANGAN BIARKAN” CIPT.WIDYASWRA


INEKE SYANISHA, POPULER “JANGAN BIARKAN” CIPT.WIDYASWARA

 Pada waktu SMA MARYAM SURABAYA ikut ektrakulikuler musik sehingga kemampuannya bermusik semakin bertambah dan terasah. Dan secara kebetulan gurunya yang bernama widyaswara juga pencipta lagu sehingga dikasih kepercayaan untuk membawakan lagu karyanya yang berjudul “Jangan Biarkan”. Lagu ini digarap oleh musisi yang berasal dari Lamongan yang bernama Mas Kholis dengan aliran pop alternative.

 Saat ini masih kuliah dan kerja sambil meneruskan hoby bernyanyi. Pengalaman manggung saat ada event di sekolah dan ada undangan dari sekolah lain atau event yang diadakan oleh Yamaha music. Dengan bergabung dengan Republik Indie berharap lagu “Jangan Biarkan” semakin dikenal masyarakat. Basecamp kami beralamat di jl. Kalidami 8/25 Surabaya wa 082330152646.

 Klik : https://soundcloud.com/widyaswara-pencipta-lagu/kembalilah-ciptwidyaswara

 RADIO ONLINE

https://onlineradiobox.com/id/widyaswara/


Selasa, 07 Juli 2020

WIDYASWARA MERILIS RADIO WIDYASWARA STREAMING



WIDYASWARA MERILIS RADIO WIDYASWARA STREAMING

Widyaswara Pencipta Lagu selama ini mempromosikan lagunya lewat media social (facebook, twitter), youtube dan radio Raka FM Tulungagung. Namun sekarang telah berhasil merilis radio streaming sendiri secara mandiri. Media radio sangat penting sebagai media strategi untuk mendukung penyebaran informasi secara cepat dan jangkauannya seluruh dunia.

Radio Widyaswara streaming sangat mendukung perkembangan musik di Indonesia khususnya musisi indie. Diharapkan dengan adanya radio streaming ini, musisi indie dapat tempat sebagai media ekspresi. Kirimkan materi lagumu ke widyatube@gmail.com, kami akan masukkan dalam playlist. Selamat berkarya, majulah music Indonesia.


RENDYTA, PENYANYI SURABAYA YANG POPULERKAN “KEMBALILAH” CIPT.WIDYASWARA




RENDYTA, PENYANYI SURABAYA YANG POPULERKAN “KEMBALILAH”

Lagu Kembalilah ditulis widyaswara 10 tahun yang lalu. Lagu ini mempunyai penggemar tersendiri sehingga kemunculannya akan ditunggu bagi yang merasa ada memori pada lagu tersebut. Lagu ini belum digarap secara serius, selama kurun waktu tersebut belum ada penyanyi yang menyanyikan lagu itu.

Dan pada tahun 2020, Rendyta yang berbintang leo, seorang penyanyi dan penulis lagu dan pengalaman menyanyi di café dan acara tertentu. Rendyta yang mempopulerkan lagu itu, musiknya digarap oleh Hazmi, seorang musisi muda yang berbakat dan direkam di studio Semantik Surabaya. Widyaswara yakin kalau lagu itu akan popular di masyarakat karena tema lagu cinta, easy listening dan musiknya yang sederhana dan lagi lagu itu sudah melewati masa perkenalan yang lama yakni 10 tahun.


RADIO RAKA 97,2 FM TULUNGAGUNG JAWA TIMUR MENDUKUNG MUSISI INDIE

Kembalilah, Widyaswara



RADIO RAKA 97,2 FM TULUNGAGUNG JAWA TIMUR MENDUKUNG MUSISI INDIE
Diawali dari kota kecil Tulungagung Jawa Timur (Tulung ; pertolongan, Agung : Maha Agung/Tuhan) musisi indie Indonesia akan berkibar di Nusantara. Radio sekarang masih mempunyai peran yang strategis sebagai media promosi. Radio berperan sosial dalam menyebarkan informasi kebudayaan tentang karya anak bangsa yang tidak mempunyai kemampuan finansial dalam mempromosikan karya mereka. Sekarang Radio Raka 97,2 FM telah membuka diri dan komitmen untuk mendukung karya musisi indie Indonesia. Ayo maju bersama radio Raka 97,2 FM Tulungagung, tak ada lo musik Indonesia ngak ramai. Kirim profil band/solo dan demo lagu ke raka972fm@gmail.com.

Kami segenap musisi indie mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada Radio Raka 972 FM Tulungagung yang telah mendukung musisi indie. Semoga amal kebaikan kalian mendapat balasan dari Allah SWT.

Jangkauan siar radio Raka 972 FM meliputi Kab. Tulungagung, Kab.Trenggalek, Kab/kodya Blitar, kodya kab.Kediri dengan bias siaran mencakup wilayah kab.Ponorogo, kab. Nganjuk, kab. Jombang dan Malang dan streaming seluruh dunia.


ALBUM KOMPILASI BERSATU INDIE VOL.1 TAHUN 2020




ALBUM KOMPILASI BERSATU INDIE VOL.1 TAHUN 2020

Album Kompilasi Bersatu Indie vol.1 telah dirilis di youtube oleh Goday selaku produser. Goday sosok anak muda yang kreatif dan berupaya mengemas materi dari genre yang berbeda menjadi suatu album kompilasi. Pekerjaan ini tidak mudah butuh kesabaran dan teliti dalam memilih materi yang masuk sehingga materi album kompilasi menjadi album yang menarik untuk didengar dan diperhatikan semua pihak yang bergerak pada industry musik. Ada 16 lagu dalam album tersebut dan genre yang berbeda. Widyaswara Pencipta Lagu ikut dengan lagunya “Kembalilah” yang dinyanyikan oleh Rendyta seorang penyanyi Surabaya.

Diharapkan album kompilasi ini memberi warna musik Indonesia saat ini. Sebetulnya ngak ada perbedaan antara major label dan indie label untuk saat ini karena media promosi yang digunakan pada dasarnya sama, yang membedakan hanya masalah biaya, berani ngak mengeluarkan biaya promosi yang terprogram dan terstruktur di media.

Widyaswara Production mengucapkan SELAMAT dan SUKSES kepada Goday, semoga album kompilasi “Bersatu Indie” bisa memenuhi harapan yang dicita-citakan musisi yang tergabung dalam kompilasi.